Ketua Fraksi PKS Tegaskan Ulama dan Santri Sangat Cinta NKRI serta Pancasila

0
75

Jazulijuwaini.com–Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, menyelenggarakan acara Silaturahim dan Dialog Kebangsaan dengan Alim Ulama dan Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) se-Kabupaten Serang.

Para ulama ini tergabung dalam Forum Silaturahim Pimpinan Pondok Pesantren Kabupaten Serang (FSPP).

Hadir dalam acara ini Wakil Bupati Serang yang mewakili Bupati untuk meresmikan acara, Ketua FSPP, KH Endang Daruquthni, Ketua MUI Kabupaten Serang, KH. Rahmat Fathoni, Lc, Ketua NU Kabupaten Serang KH Kholil Sayuti, Ketua LPTQ Dr. HM. Sabri Fayumi, Lc, Ketua IPHI Kabupaten Serang Drs. H. Kasyiful Qurob, M.Si, serta 250 Pimpinan Ponpes dan Ormas Islam se-Kabupaten Serang.

Menurut Ketua Fraksi PKS acara ini diselenggarakan dalam rangka silaturahim sekaligus ikhtiar untuk mengokohkan khidmat dan kontribusi ulama dan pesantren bagi bangsa dan negara Indonesia.

“Sejarah telah mencatat dengan tinta emas bahwa kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari peran dan kontribusi ulama dan pesantren yang menggerakkan santri dan umat untuk berjuang melawan penjajah. Pun, setelah bangsa ini merdeka kontribusi ulama dan pesantren tidak pernah jeda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Jazuli dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/11/2017).

Anggota Komisi I ini menegaskan begitu besar cinta ulama, santri, dan umat Islam pada negara ini sehingga tidak boleh ada pihak-pihak yang mendeskriditkan ulama, santri, dan umat Islam sebagai anti-Pancasila dan anti-NKRI.

Sementara ada yang mengklaim paling Pancasila, paling nasionalis, dan paling NKRI.

“Bagaimana mungkin kita anti-Pancasila dan anti-NKRI sedangkan para pendahulu kita, para ulama dan santri pejuang yang memerdekakan republik ini. Ada Laskar Hisbulloh, Laskar Sabilillah, dan laskar-laskar ulama-santri lainnya,” kata Jazuli.

Untuk itu, lanjut Jazuli, k para ulama, santri serta umat Islam harus berada di garda terdepan dalam mengawal dan menjaga Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Hal ini dilakukan dengan dengan kesadaran penuh bahwa umat Islam lah yang semestinya mewarisi bangsa ini.

“Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika adalah konsensus yang dirumuskan oleh tokoh bangsa termasuk tokoh umat Islam seperti KH. Wahid Hasyim (NU), Ki Bagus Hadikusumo, Kasman Singodimedjo, Abdul Kahar Muzakir (Muhammadiyah), juga ada Haji Agus Salim,” kata Jazuli.

Atas seluruh catatan peran dan kontribusi di atas, sudah selayaknya negara memberikan penghormatan dan apresiasi kepada para ulama dan pesantren dengan keberpihakan kebijakan negara serta mengokohkan perannya dalam pembangunan.

Terlebih lagi, lanjut Jazuli, perkembangan dunia atau globalisasi, di samping kemajuan yang dibawanya, telah menggerus nilai-nilai luhur bangsa ini.

Budaya hidup yang makin liberal, pergaulan bebas, narkoba, kenakalan remaja, hingga ancaman terorisme dan radikalisme.

Di sinilah peran ulama dan pesantren harus direvitalisasi kembali.

“Untuk itu silaturahim ini berkomitmen untuk menghadirkan generasi Islam yang rahmatan lil alamin yang jauh dari perilaku dan akhlak yang rusak/tercela serta berkontribusi dalam upaya mencegah radikalisme dan terorisme. Kita yakin, jika ulama dan para santri ini menjadi pemimpin dalam berbagai level, insya Allah bangsa ini akan lebih baik,” pungkas Jazuli. http://www.tribunnews.com/nasional/2017/11/12/ketua-fraksi-pks-tegaskan-ulama-dan-santri-sangat-cinta-nkri-serta-pancasila

SHARE
Previous articlePeringati Hari Pahlawan, FPKS Launching Lomba Ajang Kreativitas Generasi Milenial
Next articlePrihatin Penyanderaan Warga Sipil oleh Kelompok Bersenjata di Papua, Ketua Fraksi PKS: Harus Segera Dibebaskan!
Dr. H. Jazuli Juwaini, MA Tempat/Tgl Lahir: Bekasi, 2 Maret 1965 Alamat: Jl. Musyawarah No. 10 RT 04/04 Kampung Sawah, Ciputat, Tangsel Riwayat Pendidikan: S1 - Univeristas Muhammad Ibnu Saud Fakultas Syariah S2 - Institut Ilmu Alqur'an Jakarta, Jurusan Tafsir Hadits S3 - Universitas Negeri Jakarta Program MSDM Riwayat Pekerjaan dan Organisasi: -Dosen di Universitas Sahid Jakarta -Anggota DPR/MPR (2004-2009) -Anggota DPR/MPR (2009-2014) -Anggota DPR/MPR (2014-2019) -Ketua Fraksi PKS (2014-2019) -Ketua Dewan Pemakmuran Masjid Indonesia (1999-2004) -Ketua PB Mathla'ul Anwar Bidang Organisasi dan SDM (2008-2013) -Anggota Majelis Wali Amanah PB Mathla'ul Anwar (2013-2018) -Ketua Bid Ekonomi DPP PKS (2009-2014) Publikasi Buku: 1. Menunaikan Amanah Umat (Pustaka Gading Mas, 2006) 2. Otonomi Sepenuh Hati: Evaluasi Implemenasi Otda di Indonesia (I’tishom, 2007); 3. Memimpin Perubahan di Parlemen(I’tishom, 2009); 4. Revitalisasi Pendidikan Islam (Bening Citra Publishing, 2011); 5. Problematika Sosial dan Solusinya(Kholam Publishing, 2012); 6. Otonomi Sepenuh Hati (Edisi Revisi) (Idea, 2015) 7. Mengawal Reformasi, Mengokohkan Demokrasi (Idea, 2015); 8. Menjadikan Demokrasi Bermakna (Idea, 2015) 9. Ulama dan Pesantren Mewariskan Indonesia Merdeka (Idea, 2017) 10. Dahsyatnya Kekuatan Doa (2017) Karya Penelitian Ilmiah: 1. Tesis Arti Penting Asbab Al-nuzul Terhadap Penafsiran Ayat-ayat Hukum (IIQ, 2007) 2. Disertasi Perubahan dan Pengembangan Organisasi DPR Pasca Perubahan UUD 1945 (UNJ, 2016)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.