PKS Dorong Jokowi Aktif Bela Palestina di Forum OKI

0
113

Jazulijuwaini.com–Massa kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) serta anggota ormas Islam mengikuti aksi Bela Palestina di depan Kedubes Amerika Serikat di Jakarta, Minggu, 10 Desember 2017. Aksi itu sebagai penolakan atas pengakuan sepihak Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel oleh Presiden AS, Donald Trump, beberapa waktu lalu.

Hadir dalam aksi ini Presiden DPP PKS, Sohibul Iman, Ketua Fraksi PKS di DPR, Jazuli Juwaini, Ketua Umum Persatuan Umat Islam, Nazar Haris, dan Ketua Umum Mathlaul Anwar, Ahmad Sadeli Karim.

    • Dalam orasinya, Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengatakan seluruh rakyat Indonesia mesti berada di belakang Palestina. Mendukung perjuangan Palestina dari penindasan Palestina.

      “Kita berkumpul di sini karena kita cinta damai dan perdamaian dunia. Sebaliknya kita punya kewajiban konstitusional untuk menghapuskan segala bentuk penjajahan di atas dunia,” kata Jazuli.

      Dia pun mengapresiasi pernyataan Presiden Jokowi soal isu Yerusalem. Namun, hal ini perlu didukung langkah lebih konkrit untuk untuk menggalang kekuatan negara-negara belahan dunia. Salah satunya dengan melakukan lobi di forum Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan forum PBB untuk menolak resolusi klaim sepihak AS.

      “Itu jelas langgar resolusi PBB dan dan memperparah penjajahan Israel atas Palestina. Kita dorong Pemerintah untuk menggalang aksi penolakan dengan negara-negara lainnya di forum OKI dan PBB,” ujar Jazuli

      Bentuk Kezaliman

      Menurutnya, pengakuan Trump yang mendeklarasikan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel adalah bentuk kezaliman. Sikap AS dinilai merusak semangat perdamaian yang dibangun Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sikap Trump mesti ditolak, karena Yerusalem merupakan kiblat perdamaian.

      “Kita tolak klaim tersebut karena Yerusalem adalah milik Palestina. Yerusalem, di dalamnya terdapat komplek Masjid Al-Aqsa, kiblat pertama umat Islam sehingga memiliki tempat tersendiri di hati 1,7 milyar umat muslim dunia,” tuturnya.

      Selain itu, penjajahan tentara Israel terhadap rakyat Palestina telah menjadi isu kemanusiaan internasional yang menyulut aksi solidaritas kemanusiaan dunia. Dengan adanya kebijakan Trump justru akan merusak perdamaian tersebut.

      “Mayoritas pemimpin negara di dunia dan rakyatnya mengecam keputusan Donald Trump. Di berbagai belahan dunia berlangsung aksi bela Palestina,” jelas Jazuli. http://www.viva.co.id/berita/politik/986212-pks-dorong-jokowi-aktif-bela-palestina-di-forum-oki

SHARE
Previous articleGelar Aksi Bela Palestina, PKS: Trump Akan Terjungkal
Next articleKetua Fraksi PKS: Janji Ekonomi Jokowi Meroket Masih Jauh Panggang Dari Api
Dr. H. Jazuli Juwaini, MA Tempat/Tgl Lahir: Bekasi, 2 Maret 1965 Alamat: Jl. Musyawarah No. 10 RT 04/04 Kampung Sawah, Ciputat, Tangsel Riwayat Pendidikan: S1 - Univeristas Muhammad Ibnu Saud Fakultas Syariah S2 - Institut Ilmu Alqur'an Jakarta, Jurusan Tafsir Hadits S3 - Universitas Negeri Jakarta Program MSDM Riwayat Pekerjaan dan Organisasi: -Dosen di Universitas Sahid Jakarta -Anggota DPR/MPR (2004-2009) -Anggota DPR/MPR (2009-2014) -Anggota DPR/MPR (2014-2019) -Ketua Fraksi PKS (2014-2019) -Ketua Dewan Pemakmuran Masjid Indonesia (1999-2004) -Ketua PB Mathla'ul Anwar Bidang Organisasi dan SDM (2008-2013) -Anggota Majelis Wali Amanah PB Mathla'ul Anwar (2013-2018) -Ketua Bid Ekonomi DPP PKS (2009-2014) Publikasi Buku: 1. Menunaikan Amanah Umat (Pustaka Gading Mas, 2006) 2. Otonomi Sepenuh Hati: Evaluasi Implemenasi Otda di Indonesia (I’tishom, 2007); 3. Memimpin Perubahan di Parlemen(I’tishom, 2009); 4. Revitalisasi Pendidikan Islam (Bening Citra Publishing, 2011); 5. Problematika Sosial dan Solusinya(Kholam Publishing, 2012); 6. Otonomi Sepenuh Hati (Edisi Revisi) (Idea, 2015) 7. Mengawal Reformasi, Mengokohkan Demokrasi (Idea, 2015); 8. Menjadikan Demokrasi Bermakna (Idea, 2015) 9. Ulama dan Pesantren Mewariskan Indonesia Merdeka (Idea, 2017) 10. Dahsyatnya Kekuatan Doa (2017) Karya Penelitian Ilmiah: 1. Tesis Arti Penting Asbab Al-nuzul Terhadap Penafsiran Ayat-ayat Hukum (IIQ, 2007) 2. Disertasi Perubahan dan Pengembangan Organisasi DPR Pasca Perubahan UUD 1945 (UNJ, 2016)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.