PKS Usulkan RUU Kewirausahaan Nasional

0
31

Jazulijuwaini.com–Fraksi PKS memberikan makna Hari Kemerdekaan RI ke73 sebagai hari untuk mewujudkan kemandirian bangsa. Kemerdakaan, menurut Fraksi PKS, bukan saja lepas dari penjajahan tetapi juga soal kemandirian bangsa.

“Kemerdekaan lebih bermakna jika dikaitkan dengan kemandirian bangsa, yaitu suatu kondisi di mana sebagian besar, jika tidak seluruh, rakyat dapat hidup mandiri di atas kaki sendiri atau dengan kata lain dalam kondisi sejahtera lahir dan batin,” kata Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini di Jakarta, Jumat (17/8).

Jazuli mengaku selalu ingat pesan Bung Karno untuk menjadi bangsa yang berdikari atau berdiri di atas kaki sendiri, baik dalam politik, kebudayaan, dan terlebih dalam ekonomi. Senada dengan pandangan Proklamator, Jazuli memaknai kemerdekaan sebagai kemandirian bangsa.

“Jujur, kita belum pada kondisi mandiri dan berdikari. Ada banyak faktor dan pemerintah punya andil besar atas kondisi kemandirian bangsa ini. Ini soal keberpihakan kebijakan pada rakyat kecil, petani, nelayan, dan petambak lokal, pekerja dan pengusaha dalam negeri, serta produk-produk bangsa sendiri,” ungkap dia.

Fraksi PKS, kata dia selalu kritis terhadap kebijakan yang tidak berpihak pada kemandirian bangsa, baik itu kebijakan importasi, harga-harga, serta tenaga kerja asing. Fraksi PKS juga tidak asal kritis tapi juga solutif dengan mewujudkan kerangka kebijakan kemandirian yang komprehensif melalui peran legislasi, yaitu dengan mengusulkan RUU Kewirausahaan Nasional.

“Mudah-mudahan RUU ini bisa disahkan tahun ini dan menjadi kado kemerdekaan RI dalam upaya semakin mengokohkan kemandirian bangsa, kemandirian rakyat Indonesia,” tutur dia. Dia berharap dengan RUU Kewirausahaan Nasional berbagai raihan yang dicapai bangsa Indonesia selama 73 tahun bisa dilengkapi dan disempurnakan.

“Selamat Hari Kemerdekaan. Selama 73 tahun kita merdeka, ada banyak kemajuan yang layak kita syukuri, meski ada banyak juga yang masih harus kita raih untuk mewujudkan Indonesia yang adil sejahtera dan bermartabat,” kata dia. http://www.beritasatu.com/satu/505988-pks-usulkan-ruu-kewirausahaan-nasional.html

SHARE
Previous articleKetua Fraksi PKS: Merdeka Itu Soal Kemandirian!
Next articlePKS Minta Percepat Penangan Korban Gempa Lombok
Dr. H. Jazuli Juwaini, MA Tempat/Tgl Lahir: Bekasi, 2 Maret 1965 Alamat: Jl. Musyawarah No. 10 RT 04/04 Kampung Sawah, Ciputat, Tangsel Riwayat Pendidikan: S1 - Univeristas Muhammad Ibnu Saud Fakultas Syariah S2 - Institut Ilmu Alqur'an Jakarta, Jurusan Tafsir Hadits S3 - Universitas Negeri Jakarta Program MSDM Riwayat Pekerjaan dan Organisasi: -Dosen di Universitas Sahid Jakarta -Anggota DPR/MPR (2004-2009) -Anggota DPR/MPR (2009-2014) -Anggota DPR/MPR (2014-2019) -Ketua Fraksi PKS (2014-2019) -Ketua Dewan Pemakmuran Masjid Indonesia (1999-2004) -Ketua PB Mathla'ul Anwar Bidang Organisasi dan SDM (2008-2013) -Anggota Majelis Wali Amanah PB Mathla'ul Anwar (2013-2018) -Ketua Bid Ekonomi DPP PKS (2009-2014) Publikasi Buku: 1. Menunaikan Amanah Umat (Pustaka Gading Mas, 2006) 2. Otonomi Sepenuh Hati: Evaluasi Implemenasi Otda di Indonesia (I’tishom, 2007); 3. Memimpin Perubahan di Parlemen(I’tishom, 2009); 4. Revitalisasi Pendidikan Islam (Bening Citra Publishing, 2011); 5. Problematika Sosial dan Solusinya(Kholam Publishing, 2012); 6. Otonomi Sepenuh Hati (Edisi Revisi) (Idea, 2015) 7. Mengawal Reformasi, Mengokohkan Demokrasi (Idea, 2015); 8. Menjadikan Demokrasi Bermakna (Idea, 2015) 9. Ulama dan Pesantren Mewariskan Indonesia Merdeka (Idea, 2017) 10. Dahsyatnya Kekuatan Doa (2017) Karya Penelitian Ilmiah: 1. Tesis Arti Penting Asbab Al-nuzul Terhadap Penafsiran Ayat-ayat Hukum (IIQ, 2007) 2. Disertasi Perubahan dan Pengembangan Organisasi DPR Pasca Perubahan UUD 1945 (UNJ, 2016)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.