Dihadiri Elite Partai, PKS Gelar Maulid Nabi

0
115

Jazulijuwaini.com–Ribuan umat Islam menghadiri peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW yang digelar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Masjid Jakarta Islamic Center Koja Jakarta Utara, Sabtu (13/1/2018).

Acara ini dihadiri jajaran Pimpinan PKS antara lain Ketua Majelis Syuro Habib Salim Segaf Aljufri,  Ketua Dewan Syariah KH. Surahman Hidayat,  Presiden PKS H.M. Sohibul Iman, Sekjen PKS Mustafa Kamal,  Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini dan Habib Aboe Bakar Al Habsyi. Hadir alim ulama se Jabotabek antara lain KH. Abdul Rasyid Abdulloh Syafei serta turut hadir juga dan memberikan sambutan Gubernur DKI Anis Rasyid Baswedan serta Wagub DKI Sandiaga Salahuddin Uno.

Menurut Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini,  PKS rutin menggelar acara Maulid Nabi ini setiap tahunnya, terlebih sejak PKS dipimpin oleh Habib Salim Segaf Al jufri, dari struktur paling bawah (ranting/cabang) hingga Maulid Akbar Rasululloh SAW di tingkat pusat/nasional. Ini semata-mata untuk menguatkan cinta dan teladan kita kepada insan paling mulia Nabi Muhammad SAW.

“Maulid ini kita selenggarakan semata-mata karena kecintaan kita kepada Rasululloh SAW. Agar kita mendapatkan syafaat beliau di yaumil akhir. Selain itu, juga bentuk ikhtiar untuk menguatkan komitmen umat Islam dalam meneladani dan mengamalkan ajaran dan sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW, ” katanya.

Anggota DPR RI Dapil Banten ini juga menerangkan, betapa mulia akhlak Rasululloh kepada sesama, penuh kasih sayang dan kehangatan, baik kepada sesama muslim maupun kepada nonmuslim sehingga beliau begitu disegani dan dihormati pemuka-pemuka masyarakat pada zamannya.

“Intinya beliau menampilkan Islam yang benar-benar rahmatan lilalamin. Semangat inilah yang harus kita teladani dan praktekkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Sehingga melalui peringatan maulid ini PKS ingin berpesan agar umat Islam selalu menjadi yang terdapat dalam menjaga persaudaran, persatuan dan kesatuan Indonesia,” kata Jazuli.

Menurut Anggota Komisi I ini, umat Islam harus mampu mengaktualisasikan ajaran dan teladan Rasululloh dalam rangka membangun negeri, yaitu antara lain dengan cara menjalankan agama yang konsisten sesuai keyakinan masing-masing, menyebarkan kedamaian,  membangun kebersamaan, menjaga dan menjadi perekat persatuan bangsa, menjaga moralitas anak bangsa, menjunjung tinggi keadilan serta kesediaan untuk bela negara jika negara mendapat ancaman.

“Dengan cara-cara itulah kita menghadirkan Indonesia yang berkarakter, bermartabat, adil dan sejahtera,” pungkas Jazuli. http://www.teropongsenayan.com/79166-dihadiri-elite-partai-pks-gelar-maulid-nabi

SHARE
Previous articlePKS Selenggarakan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW di Masjid Islamic Center Jakarta
Next articleImpor Beras 500 Ton, Pemerintah Lupa Nasib Petani?
Dr. H. Jazuli Juwaini, MA Tempat/Tgl Lahir: Bekasi, 2 Maret 1965 Alamat: Jl. Musyawarah No. 10 RT 04/04 Kampung Sawah, Ciputat, Tangsel Riwayat Pendidikan: S1 - Univeristas Muhammad Ibnu Saud Fakultas Syariah S2 - Institut Ilmu Alqur'an Jakarta, Jurusan Tafsir Hadits S3 - Universitas Negeri Jakarta Program MSDM Riwayat Pekerjaan dan Organisasi: -Dosen di Universitas Sahid Jakarta -Anggota DPR/MPR (2004-2009) -Anggota DPR/MPR (2009-2014) -Anggota DPR/MPR (2014-2019) -Ketua Fraksi PKS (2014-2019) -Ketua Dewan Pemakmuran Masjid Indonesia (1999-2004) -Ketua PB Mathla'ul Anwar Bidang Organisasi dan SDM (2008-2013) -Anggota Majelis Wali Amanah PB Mathla'ul Anwar (2013-2018) -Ketua Bid Ekonomi DPP PKS (2009-2014) Publikasi Buku: 1. Menunaikan Amanah Umat (Pustaka Gading Mas, 2006) 2. Otonomi Sepenuh Hati: Evaluasi Implemenasi Otda di Indonesia (I’tishom, 2007); 3. Memimpin Perubahan di Parlemen(I’tishom, 2009); 4. Revitalisasi Pendidikan Islam (Bening Citra Publishing, 2011); 5. Problematika Sosial dan Solusinya(Kholam Publishing, 2012); 6. Otonomi Sepenuh Hati (Edisi Revisi) (Idea, 2015) 7. Mengawal Reformasi, Mengokohkan Demokrasi (Idea, 2015); 8. Menjadikan Demokrasi Bermakna (Idea, 2015) 9. Ulama dan Pesantren Mewariskan Indonesia Merdeka (Idea, 2017) 10. Dahsyatnya Kekuatan Doa (2017) Karya Penelitian Ilmiah: 1. Tesis Arti Penting Asbab Al-nuzul Terhadap Penafsiran Ayat-ayat Hukum (IIQ, 2007) 2. Disertasi Perubahan dan Pengembangan Organisasi DPR Pasca Perubahan UUD 1945 (UNJ, 2016)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.